Mengenang Papa

Tersadar dari mimpi, pagi ini saya merasa dekat sekali sama papa.
Beliau  baru saja bersama saya di mimpi semalam ini.
Kehadirannya yang memperlihatkan suasana keseharian membuat saya merasa beliau ber ada disekitar saya.
Seperti saat beliau masih hidup hal yg sering dilakukan apabila beliau tidak ke pasar untuk buka warung adalah memasak.
Kegiatan itu pula yg nampak di alam tidurku.
Papa yang selalu sabar, diam dan senantiasa melakukan yg terbaik untuk kami-kami
Bertanggung jawab dengan status sebagai ayah, mencari nafkah walaupun harus bangun subuh sebelum waktu sholat subuh.
Jalan kaki dari rumah, di jalan lamuru ke pasar sentral, dengan alasan agar badan sehat.
Jika beliau capek, tidur sedikit pun cukup untuknya.

Yang paling saya ingat adalah saat berdua yang paling dekat yaitu ketika papa minta mukanya dibersihkan. Itulah saat saya bercerita tentang diriku, dan kata-kata bijak berkenaan dengan hidup

Kejujuran, kesederhanaan dan keuletan
Adalah pribadi yang menonjol dari papa, sabar dan senantiasa bersyukur, membuat papa adalah orang yang hampir tidak ‘nampak’ di orang-orang sekitar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s