Festival Komputer Indonesia, ajang komunitas

Ada yang spesial di Festival Komputer Indonesia tahun ini. Hajatan yang diselenggarakan tahunan oleh Dyandra yang berlangsung secara nasional di Indonesia ini memang tidak terlihat ramai seperti pameran-pameran komputer sebelumnya. Kabarnya dikarenakan sudah ada pameran yang sama sekitar 2 minggu sebelumnya.

Festival Komputer Indonesia ini nampaknya lebih banyak diikuti oleh provider-provider besar seperti Indosat, Telkom Speedy, bahkan icon+ perusahaan milik PLN yang merambah ke dunia provider
Distributor PC, laptop yang biasanya ‘menguasai’ pameran nampaknya tidak terlalu banyak, jadinya pengunjung tidak mempunyai banyak pilihan. Namun demikian tetap saja dipenuhi oleh orang-orang yang haus akan informasi teknologi ini.

Untuk hiburannya, selain mengundang bintang muda T2 juga pemuda-pemudi makassar yang tergabung dalam Japan Lovers Community menyajikan pertunjukan-pertunjukan yang unik. Dari peragaan busana khas Jepang, Yukata hingga cosplay, yg ‘menghidupkan’ karakter-karakter anime

Tetapi diluar dari itu ada yang sangat spesial pada Festival Komputer Indonesia ini, Pameran yang diadakan mulai tanggal 8 – 12 Juni 2011 ini di Celebes Convention Center ternyata penuh dengan informasi-informasi terbaru dibidang Internet Teknology. Dyandra sebagai pelaksana mengajak komunitas-komunitas yang ada di Makassar untuk berbagi ilmu bagi pengunjung pameran. Sebut saja komunitas blogger Makassar, Anging Mammiri, Komunitas Pencinta Linux Indonesia yang ada di Makassar yaitu LUGU dan komunitas Android Makassar. Para komunitas ini dengan diwakili oleh orang-orang muda yang energik menyajikan materi-materi yang digelutinya.
Sangat inspiratif dan membuat kita pasti ingin belajar dan lebih tahu lagi tentang perkembangan terkini teknology informasi ini.

Sayangnya penempatan lokasi materi-materi ini berada disamping lokasi pameran, hal ini membuat hal-hal yang disajikan terbatas pada pengunjung yang benar-benar ingin mendengar saja, padahal ada kemungkinan dengan mendengar dan melihat sekilas orang-orang akan tertarik untuk mengetahui lebih jauh.

Dari kesemuanya itu satu hal yang memang benar-benar membuat bangga. Makassar tidak kalah dengan kota-kota besar yang lain di Indonesia, para pemuda yang tergabung di komunitas-komunitas ini memiliki ilmu yang patut diperhitungkan. Zaman informasi ini memang sudah menjadi peluang yang sangat besar untuk belajar. Semoga ajang ini juga menjadi pancingan untuk para pemuda lain untuk lebih belajar banyak sehingga mempu mempersembahkan yang terbaik untuk dirinya dan semua orang.

Advertisements